Pilar SDM

Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda

Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda

Pada kesempatan ini kami akan bahas tentang Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda. Seorang pebisnis sering merasa bangga jika telah memiliki beberapa orang karyawan. Padahal dengan adanya karyawan tersebut, seringkali dia masih tetap harus ikut bekerja keras.

Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda

Rekrutmen

Sama halnya dengan bu Linda. Meskipun hampir sepuluh tahun ia membuka warung makan, ia tidak pernah berfikir untuk duduk di singgasana dan menyerahkan rutinitas warung makannya pada karyawan. Sejak awal merekrut karyawan, ia telah berfikir bahwa karyawan itu yang penting nurut diperintah majikan.

Tidak perlu pintar, tidak perlu tahu sistem. Akhirnya, karyawan-karyawan itu tidak ubahnya seperti robot-robot yang baru bisa bekerja kalau ada perintah. Setiap hari, setiap waktu, bu Linda pun harus perintah ini perintah itu pada karyawan.

Rekrutlah karyawan yang bisa berfikir sistematis. Tahu apa yang harus dia kerjakan tanpa harus selalu diperintah. Karyawan seperti ini tidak harus berpendidikan tinggi. Untuk bisnis rumah makan misalnya, Anda bisa rekrut ibu rumah tangga yang berpengalaman masak memasak sekaligus belanjanya untuk mengurus bagian dapur / pengolahan.

Sedangkan untuk melayani pembeli, syaratnya karyawan harus jujur, ramah, pandai berhitung dan berpenampilan rapi. Lulusan SMP pun bisa jadi memenuhi syarat-syarat di atas. Untuk awal-awal, Anda masih harus turun tangan untuk melatih karyawan.

Selanjutnya, biasakan mereka untuk bisa berfikir sistematis. Berfikir bagaimana pekerjaan mereka bisa cepat selesai dan hasilnya memuaskan, tanpa Anda perintah. Beri mereka keberanian untuk membuat keputusan-keputusan kecil. Jangan serta merta memarahi atau memaki jika mereka membuat kesalahan. Beri tahu bagaimana seharusnya mereka bekerja, maka mereka pun akan ikut merasa memiliki bisnis Anda. Jika semua karyawan punya rasa memiliki, maka mereka akan berusaha mengembangkan bisnis Anda.

Bagaimana merekrut karyawan?

Ada komentar yang mengatakan “cuma mau rekrut satu orang kenapa harus pakai acara seleksi karyawan segala kaya perusahaan besar saja”.

Apakah Anda sependapat dengan komentar di atas? Mari dipikirkan lagi. Sebuah perusahaan besar berskala nasional yang memiliki ribuan karyawan ternyata melakukan kesalahan dalam perekrutan seorang karyawan, alias tidak sesuai kriteria yang diinginkan. Apakah perusahaan tersebut akan goyah? Tentu saja jawabannya tidak, karena masih ada ribuan karyawan lain yang memenuhi syarat.

Lalu bagaimana jika usaha Anda yang baru memiliki lima orang karyawan ternyata ada salah satu yang tidak memenuhi syarat alias tidak produktif? Tentu akan mengganggu perkembangan usaha Anda. Bahkan bisa jadi, penyakit tidak produktif itu akan segera menular pada karyawan lain.

Untuk Anda yang sedang merintis usaha atau sedang menjalankan usaha skala kecil, disarankan untuk berhati-hati merekrut karyawan agar tidak mengganggu kinerja perusahaan. Masa merintis usaha adalah masa perjuangan. Karena itu, karyawan Anda pun harus bermental pejuang. Sebelum Anda merekrut, katakan pada calon karyawan bahwa Anda belum bisa memberi gaji tinggi. Jika ia tidak masalah, maka ini bisa dijadikan salah satu indikasi dia bermental pejuang.

Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda

Agar Anda dapat merekrut karyawan dengan tepat, silakan ikuti tahapan perekrutan karyawan berikut ini:

  • Tentukan tugas / pekerjaan apa saja yang akan diberikan pada calon karyawan nanti. Untuk perusahaan besar, biasanya tugas-tugas telah spesifik. Tapi untuk usaha skala kecil kadang satu orang harus menyelesaikan macam-macam tugas.
  • Tentukan kriteria calon karyawan yang Anda butuhkan. Kriteria ini menyangkut tingkat pendidikan, pengalaman dan usia, yang disesuaikan dengan tugas-tugas yang akan diberikan nanti.
  • Informasikan lowongan pekerjaan melalui iklan media cetak, radio, internet atau sms. Susun kalimat iklan yang jujur dan menarik.
  • Seleksi surat lamaran yang Anda terima. Pilihlah beberapa orang yang hampir mendekati kriteria. Undanglah untuk mengikuti tes wawancara.
  • Gunakan tahap ini untuk menggali informasi lebih rinci mengenai kemampuan dan latar belakang calon karyawan. Sebelumnya, siapkan serangkaian pertanyaan yang efektif.
  • Jika pilihan telah mengerucut pada satu atau beberapa orang calon karyawan (sesuai jumlah yang Anda butuhkan), berikan masa training untuk percobaan agar ia beradaptasi dengan lingkungan kerja Anda. Selanjutnya, Anda bisa merekrutnya menjadi karyawan. Seleksi tertulis seringkali tidak dibutuhkan kecuali untuk posisi-posisi tertentu yang membutuhkan kemampuan akademis spesifik. Seperti dokter, guru/tentor, psikolog, guide, dll.

Demikian info tentang Tahapan Perekrutan Karyawan Bisnis Anda semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment