Kanker

Pengobatan Kanker Konvensional yang Bisa Dilakukan

Pengobatan Kanker Konvensional

Pada kesempatan ini kami akan ulas mengenai pengobatan kanker konvensional yang bisa dilakukan. Salah satu terapi untuk mencegah dan mengobati kanker adalah dengan pengobatan konvensional. Pengobatan konvensional juga sering disebut dengan pengobatan ala barat. Ada beberapa jenis dari pengobatan kanker konvensional ini. Berikut ulasannya :

Pengobatan Kanker Konvensional

Pengobatan Kanker Konvensional

Berikut beberapa di antara pengobatan kanker konvensional atau pengobatan kanker ala barat :

1. Kemoterapi

Kemoterapi memiliki prinsip kerja yaitu meracuni atau membunuh sel-sel kanker, mengontrol pertumbuhan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhannya agar tidak menyebar atau untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker.

Kemoterapi terkadang merupakan pilihan pertama untuk menangani kanker. Kemoterapi biasa dilakukan di rumah sakit, klinik swasta, tempat praktek dokter, ruang operasi (walaupun jarang dilakukan) dan juga di rumah (oleh perawat, penderita sendiri, atau anggota keluarga lainnya).

Kemoterapi bersifat sistematik, berbeda dengan radiasi atau pembedahan yang bersifat setempat, karenanya kemoterapi dapat menjangkau sel-sel kanker yang mungkin sudah menjalar dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Penggunaan kemoterapi berbeda-beda pada setiap pasien, kadang-kadang sebagai pengobatan utama, pada kasus lain dilakukan sebelum atau setelah operasi dan radiasi. Tingkat keberhasilan kemoterapi juga berbeda-beda tergantung jenis kankernya.

Efek samping kemoterapi adalah

  • terjadi penurunan jumlah sel-sel darah (akan kembali normal sekitar seminggu kemudian),
  • infeksi (ditandai dengan panas, sakit tenggorokan, rasa panas saat kencing, menggigil dan luka yang memerah, bengkak, dan rasa hangat),
  • anemia pendarahan seperti mimisan,
  • rambut rontok,
  • kadang ada keluhan seperti kulit yang gatal kering, mual dan muntah, dehidrasi dan tekanan darah rendah, sembelit / konstipasi, diare, gangguan sistem syaraf.
2. Radiasi (Penyinaran)

Pengobatan kanker dengan Radiasi biasanya dilakukan sebelum atau sesudah operasi untuk mengecilkan tumor. Radiasi dilakukan dalam usaha menghancurkan jaringan-jaringan yang sudah terkena kanker.

Efek samping Radiasi adalah

  • mual dah muntah,
  • penurunan jumlah sel darah putih,
  • infeksi / peradangan,
  • reaksi pada kulit seperti terbakar sinar matahari,
  • rasa lelah,
  • sakit pada mulut dan tenggorokan,
  • diare, dan
  • dapat menyebabkan kebotakan.
3. Pembedahan

Pembedahan merupakan bentuk pengobatan kanker yang paling tua. Beberapa kanker sering dapat disembuhkan hanya dengan pembedahan jika dilakukan pada stadium dini.

4. Kombinasi Terapi

Untuk beberapa kasus, pengobatan kanker terbaik merupakan kombinasi dari pembedahan, radiasi dan kemoterapi. Pembedahan atau radiasi mengobati kanker yang daerahnya terbatas, sedangkan kemoterapi bertujuan membunuh sel-sel kanker yang berada diluar jangkauan pembedahan maupun radiasi. Terkadang radiasi atau kemoterapi dilakukan sebelum pembedahan untuk memperkecil ukuran tumor atau setelah pembedahan untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker yang mungkin tersisa.

Sekian info mengenai pengobatan kanker konvensional yang bisa dilakukan, kami harap artikel kali ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment