Wisata

Menyelami Ayat Kauniyah dengan Bepergian

Menyelami Ayat Kauniyah

Apakah Anda tahu bila dengan bepergian juga bisa berguna untuk menyelami ayat-ayat Allah (kauniyah)? Untuk mendapatkan penjelasannya simak artikel menyelami ayat kauniyah (tanda-tanda alam) dengan bepergian ini hingga akhir.

Menyelami Ayat Kauniyah

Menyelami Ayat Kauniyah

Proses perjalanan wisata pun pada dasarnya merupakan sarana untuk membaca dan menyelami ayat-ayat Kauniyyah yang telah Allah hamparkan di bumi. Bukankah Dzat Yang Maha Kuasa mengajari hamba-Nya melalui aneka tanda di alam semesta?

Misalnya ketika kita sedang terbang di awan dalam pesawat terbang. Kita dapat melihat dan merenungi proses terjadinya awan dan hujan.

Contoh lainnya ketika kita sedang melihat aneka satwa. Kita bisa memahami dan mentadaburi betapa makhluk ciptaan Allah SWT sangat beraneka ragam. Entah itu di alam bebas maupun di kebun binatang. Di mana ada satwa yang sangat besar, ada pula yang sangat kecil dan dianggap remeh.

Tapi sejatinya mereka sedang menjalankan peran dan fungsinya masing-masing. Di mana peran mereka adalah untuk saling berhubungan dan menghadirkan manfaat bagi yang lain.

Andaikata kita punya kesempatan melakukan perjalanan ke negeri yang jauh. Maka kita dapat melihat bentuk manusia yang beraneka ragam, yang berbeda dengan fisik dan kepribadian kita. Misalnya ada yang :

  1. kulitnya :
  • putih kemerahan,
  • putih bermata sipit,
  • hitam legam;
  1. hidungnya lebih mancung;
  2. berambut pirang;
  3. berukuran lebih tinggi;
  4. lebih pendek;
  5. dan sebagainya.

Hal tersebut sebagaimana yang tercantum dalam QS. Fathir : 28.

Itu baru dari bentuk fisiknya. Belum lagi :

  • perbedaan dalam budayanya,
  • kebiasaan makan dan apa yang orang makan,
  • perbedaan karakter bahasa dan tulisannya,
  • cara mereka menata kota dan rumah,
  • dan sebagainya.

Sungguh ilmu Allah sangatlah luas. Dan kita baru menyadari betapa kecilnya diri kita di hadapan Allah SWT.

Adab Bepergian sesuai Syariat

Bepergian memang sangat dianjurkan, namun Islam pun mengatur adab-adab wisata / bepergian. Jangan sampai bepergian tersebut menjurus kepada hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam, seperti :

  • melakukan kemaksiatan,
  • perilaku haram lainnya saat bepergian,
  • dan sebagainya.

Untuk itu, syariat Islam mengatur dengan sangat rapi agar kegiatan wisata itu dapat berjalan sesuai aturan dan kaidah Islam. Minimal tidak menimbulkan kemudharatan.

Maka, segala norma dan rambu-rambu syariat harus kita perhatikan. Sehingga kegiatan wisata dapat menghadirkan perasaan santai, menyenangkan, dan terhibur. Namun dalam waktu yang bersamaan bernilai ibadah dan menambah ilmu dan ketaatan serta terhindar dan dosa dan kemaksiatan.

Baca juga : Bepergian Semakin Mudah Saat Ini

Sekian informasi mengenaiĀ menyelami ayat kauniyah dengan bepergian, kami harap artikel ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap post panduan praktis wisata syariah ini kalian viralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Admin ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!