Ternak Website
Peluang Bisnis

Menjadi Produsen Jilbab Muslimah dengan Desain Kreatif

Menjadi Produsen Jilbab Muslimah

Akhir-akhir ini model jilbab sudah banyak variasinya. Mulai dari bahannya, corak jilbab, hingga bentuk jilbab yang menarik. Sehingga para wanita muslim tertarik untuk memakainya. Layaknya manset, usaha menjadi produsen jilbab muslimah juga sangat cocok untuk wanita yang mau menambah penghasilannya. Terutama bagi ibu rumah tangga.

Menjadi Produsen Jilbab Muslimah

Persiapan Menjadi Produsen Jilbab Muslimah

Untuk berjualan jilbab muslimah, Anda harus mempersiapkan beberapa hal seperti berikut.

  • Menyiapkan modal untuk membeli berbagai perlengkapan buat produksi jilbab.
  • Menentukan orang-orang yang akan jadi target pasar usaha Anda. Target yang dijadikan sasaran / target pasar yaitu teman-teman Anda, khususnya kaum wanita dan lembaga-lembaga atau komunitas tertentu.
  • Menyiapkan waktu yang cukup untuk menjalankan bisnis jilbab ini. Bila tak memiliki pegawai / karyawan, Anda mesti mengalokasikan banyak waktu untuk mengelola bisnis ini.
Pelaksanaan Jadi Produsen Jilbab

Untuk berjualan atau menjadi produsen jilbab muslimah, Anda harus melakukan beberapa langkah berikut ini :

  • Membeli bahan baku dan pelengkap untuk produksi jilbab. Usahakan untuk mencari bahan baku dengan harga yang relatif murah, namun tidak murahan.
  • Membuat jilbab dengan berbagai motif dan warna yang serasi serta menarik.
  • Mencari pegawai / karyawan untuk membantu dalam menjalankan usaha / bisnis ini. Tentunya bisnis ini tak bisa dijalankan hanya Anda seorang diri saja. Sehingga Anda memerlukan pegawai / karyawan untuk membantu bisnis Anda.
  • Mencari daerah tempat pemasaran karena sifat usaha ini adalah borongan dan grosiran. Daerah yang dipilih yaitu daerah pasar-pasar besar terutama tempat berjualan pakaian di daerah Anda.
Promosi dan Pemasaran Jilbab Muslimah

Memasarkan bisnis jilbab muslimah bisa dilakukan pada orang-orang berikut :

  • Menjual langsung pada konsumen, seperti pada keluarga, teman, atau tetangga. Anda pun bisa memanfaatkan komunitas tempat Anda berkumpul, seperti tempat pengajian atau majelis taklim.
  • Mendistribusikan ke toko-toko pakaian muslim.
  • Menjalin kerja sama dengan kenalan yang berada di luar daerah pun bisa dilakukan. Anda bisa mengawalinya dengan membuka jaringan ke toko-toko pakaian muslimah yang ada di daerah lain. Misalnya daerah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
  • Melakukan promosi pada orang-orang yang baru Anda kenal.
  • Melakukan promosi lewat brosur atau pamflet. Anda pun bisa memakai spanduk yang dipasang di depan usaha produsen jilbab muslimah Anda. Hal ini dilakukan supaya menarik perhatian orang yang melewati tempat usaha Anda.

Hambatan Jadi Produsen Jilbab

Hambatan-hambatan yang ditemukan dalam bisnis atau menjadi produsen jilbab muslimah ini terletak pada hal-hal berikut.

a. Membatalkan pesanan

Pemilik toko yang membatalkan pesanannya secara tiba-tiba. Tentunya hal itu akan sangat merugikan pemilik usaha jilbab muslimah. Karena dia harus mencari konsumen yang lain dan tak mudah untuk mendapatkannya.

b. Kinerja pegawai tidak sesuai harapan

Kecepatan pegawai / karyawan dalam mengerjakan tugasnya ialah hal penting dalam usaha apa pun. Termasuk dalam usaha produksi jilbab ini.

c. Harga Bahan Naik

Harga bahan-bahan yang tiba-tiba naik sehingga hal ini berpengaruh juga pada biaya produksi dan harga jual tentunya.

d. Sistem Konsinyasi

Kebanyakan toko yang menjualkan produk Anda akan memakai sistem konsinyasi. Artinya hanya barang yang laku saja yang akan dibayar, sedangkan barang yang tak terjual akan dikembalikan. Tentu hal tersebut akan sedikit sulit untuk menjual barang sisanya. Karena mungkin model jilbabnya sudah tak trendi lagi.

Analisis Usaha Jilbab

Berikut ini contoh proposal bisnis untuk menjadi produsen jilbab muslimah yang dapat Anda perhatikan (angka di bawah hanya estimasi saja)

Modal Awal
Peralatan
Mesin jahit Rp 1.000.000
Meja atau rak Rp 500.000
Peralatan jahit (gunting, hanger, dan lain-lain) Rp 300.000
Jumlah Rp 1.800.000
Perlengkapan
Bahan-bahan jilbab Rp 2.000.000
Benang dan aksesoris lainnya Rp 100.000
Lain-lain Rp 100.000
Kantong plastik Rp 50.000
Jumlah Rp 2.250.000
Perhitungan laba / (rugi) per bulan
Pendapatan
Jilbab 10 kodi @ Rp 350.000 / kodi x 30 hari Rp 4.000.000
Biaya-biaya
Biaya perlengkapan Rp 2.250.000
Transportasi Rp 200.000
Lain-lain Rp 100.000
Biaya penyusutan peralatan* Rp 37.479
Jumlah biaya Rp 2.587.479
Laba / Rugi Bersih
= pendapatan – biaya-biaya
= Rp 4.000.000 – Rp 2.587.479 Rp 1.412.521

Catatan:

Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan punya nilai residu sebesar Rp 1.000. Penyusutan peralatan dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya penyusutan / akumulasi per tahun yaitu (Rp 1.800.000 – Rp 1.000) / 4 = Rp 449.750 per tahun atau sama dengan Rp 37.479 per bulan.

Demikian info mengenai menjadi produsen jilbab muslimah dengan desain kreatif, kami harap post kali ini membantu sahabat semua. Kami berharap post mompreneur ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment