Ternak Website
Seni dan Budaya

Makna Berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh

Makna Berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh

Sekarang kami akan ulas mengenai makna berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh. Aceh memiliki beragam tarian khas yang didalamnya mengandung filosofi dari penyerapan kearifan lokal setempat, salah satunya adalah tari tarek pukat. Кesenian gerak tubuh ini terinspirasi dari kegiatan sehari-hari warga di pesisir.

Makna Berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh

Makna Berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh

Gerakan yang diperagakan sangat lincah layaknya tarian Aceh lainnya yang menjadi ciri akan kebudayaan yang dimiliki. Tarian ini memiliki kekhasan berupa permainan tali yang akan memunculkan rasa takjub bagi mereka yang pertama kali melihat.

Dalam bahasa Aceh, tarek pukat berarti menarik jala ikan, yang mengandung makna dari gambaran sikap gotong royong dan semangat kebersamaan. Kegiatan tarek pukat sangat kental akan kebudayaan dari Serambi Mekah yang sebagian besar dikelilingi oleh pesisir pantai. Masyarakat setempat pada umumnya memanfaatkan kekayaan alam yang ada untuk memenuhi kehidupannya.

Tari Tarek Pukat Aceh biasanya dibawakan oleh sekelompok penari wanita dan terkadang ada beberapa pria dengan jumlah tujuh orang penari dan bisa juga lebih. Dalam menari tarek pukat, penari akan menggunakan kostum tradisional Aceh dan tata rias untuk mendukung penampilan. Para penari biasanya menggunakan pakaian seperti baju lengan panjang, celana panjang dan kerudung pada bagian kepala.

Selain itu penari juga menggunakan kain songket dan sabuk pada bagian pinggang dan hiasan kerudung sebagai pemanisnya. Ciri khas dalam pagelaran tarian jenis ini adalah tali sebagai atribut dan gerakan yang khas. Tarian ini menggambarkan tentang aktivitas para nelayan Aceh saat menangkap ikan di laut.

Gerakan Tari Tarek Pukat

Dalam pertunjukannya, penari akan menarikan dengan posisi duduk untuk saling mengaitkan tali satu sama lain. Tarian ini diawali dengan gerakan seperti tarian Aceh pada umumnya, yaitu menari dengan posisi duduk sambil menepuk dada dan paha. Gerakan tersebut dilakukan secara kompak mengikuti irama lagu dan musik pengiring. Setelah itu dilanjutkan dengan saling mengaitkan tali satu sama lain.

Tarian tarek pukat Aceh biasanya diiringi musik tradisional berupa Serune Kale dan Rapa’i dengan pengiring lagu Tarek Pukat yang dinyanyikan oleh penyanyi vokal. Adakalanya penari juga akan menyanyikan beberapa bait lagu secara bersama-sama dengan tempo gerakan dan musik yang padu.

Salah satu hal yang menarik dalam tarian ini adalah bagian akhirnya yaitu ketika selesai mengaitkan tali satu sama lain. Penari akan menarik tali dan akan terlihat sebuah rangkaian jaring / jala. Pada dasarnya, gerakan tarian ini sangatlah sederhana, dan mudah untuk dipelajari.

Para wanita berdiri dan duduk sambil merangkai rangkaian tali yang mencerminkan jaring ikan. Untuk penari laki-laki yang berada di belakang wanita, akan memperagakan gerakan yang mencerminkan seseorang menangkap ikan.

Makna dalam Tari Tarek Pukat

Tarian tarek pukat Aceh mengisahkan tentang kegiatan menangkap ikan secara gotong royong. Digambarkan nelayan berlayar di laut sekita satu mil, kemudian melemparkan pukat, sementara di bibir pantai para nelayan lainnya bersiap mengikatkan tali pukat ke pinggang. Peletakan tali temali tersebut untuk memudahkan ketika menarik pukat.

Hasil yang didapatkan dari berlayar akan dibagi-bagikan kepada warga yang ikut serta saat menarik pukat. Kebersamaan yang terbungkus indah tetap terawat hingga kini dalam menjaring ikan di laut. Walaupun hasilnya tidak sampai satu keranjang, tapi pembagian ikan akan tetap dilakukan kepada mereka yang turut andil membantu menarik pukat.

Wajah sumringah selalu terlukis dalam kegiatan tarek pukat sebagai wujud syukur akan kekayaan bahari yang telah memberi kehidupan bagi manusia. Tradisi tersebut kemudian direfleksikan dalam sebuah tari yang disebut dengan Tari Tarek Pukat Aceh sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya dan tradisi masyarakat Aceh pesisir, khususnya saat menangkap ikan di laut.

Kreasi Tari Tarek Pukat

Di era sekarang, tarian ini sudah banyak berkembang. Berbagai kreasi dan variasi dalam segi gerak, kostum, dan pengiring, juga sering ditampilkan di setiap pertunjukannya agar terlihat menarik. Perubahan yang ada tidak terlalu mencolok atapun melenceng dari bentuk aslinya. Tari Tarek Pukat Aceh sering ditampilkan di berbagai acara seperti acara penyambutan, acara perayaan dan acara adat lainnya.

Selain itu, tarian ini juga sering ditampilkan di berbagai acara budaya seperti pertunjukan seni, festival budaya dan promosi pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai usaha melestarikan dan memperkenalkan kepada generasi muda serta masyarakat luas akan Tari Tarek Pukat Aceh ini.

Sebelum berlibur dan melihat tari tarek pukat Aceh, usahakan Anda selalu dalam keadaan sehat. Selalu jaga kesehatan dan kebugaran Anda dengan mengonsumsi produk-produk Synergy. Untuk membeli produk Synergy, Anda bisa klik tombol di bawah atau via aplikasi SBiz.

Sekian informasi mengenai makna berbagi dalam Tari Tarek Pukat Aceh, semoga artikel ini mencerahkan Anda. Tolong artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment