Wisata

Hukum Berwisata dalam Pandangan Islam

Hukum Berwisata

Apa hukum kita melakukan perjalanan untuk liburan atau berwisata? Untuk mendapatkan penjelasannya simak artikel panduan wisata syariah tentang hukum berwisata atau rihlah dalam pandangan islam ini hingga akhir.

Hukum Berwisata

Hukum Berwisata

Sebenarnya, hukum asal perjalanan wisata adalah mubah alias diperbolehkan. Hukum asal ini bisa berubah karena adanya faktor lain yang menghalanginya.

Perjalanan wisata menjadi mubah bila :

  • wisata tersebut semata-mata hanya untuk mencari hiburan dan kesenangan jiwa; serta
  • selama di tempat tujuan wisata tak terjadi kemaksiatan dan dekadensi moral secara terang-terangan.

Namun, perlu Anda ingat bila hukum mubah ini dapat berubah karena ada sebab lain yang terjadi. Berikut beberapa perubahan hukum berwisata yang bisa terjadi :

a. Wajib

Perjalanan bisa menjadi wajib apabila :

  1. Tujuan bepergian Anda lakukan dalam rangka menunaikan ibadah haji wajib yaitu ibadah haji pertama kali bagi yang mampu.
  2. Untuk menuntut ilmu pengetahuan.
  3. Menengok / menjenguk keluarga yang memerlukan kunjungan seperti, sakit dan lainnya.
  4. Memenuhi undangan selama Anda mampu dan sehat serta tak ada kemaksiatan di dalamnya.
b. Sunnah

Bisa juga status mubah berubah jadi sunnah (dianjurkan) jika memenuhi beberapa syarat di antaranya :

  1. Untuk menjalankan :
  • ibadah haji sunnah (haji kedua dan seterusnya); ataupun
  • ibadah umroh.
  1. Perjalanan dalam rangka berdakwah kepada Allah SWT.
  2. Perjalanan dalam rangka mengambil pelajaran dengan merenungkan segala keindahan ciptaan Allah SWT. Sebagaimana yang Allah SWT nyatakan dalam QS. Al-Ankabut : 20.
  3. Untuk mengambil ibroh (pelajaran) terhadap nasib ummat-ummat terdahulu dan apa yang pernah menimpa mereka akibat dosa-dosa mereka. Hal ini telah Allah SWT jelaskan dalam berbagai ayat Al-Qur’an, di antaranya QS. Ali Imran : 137.

Melakukan perjalanan wisata semacam ini harus Anda barengi perenungan dan penghayatan terhadap kisah-kisah orang terdahulu. Sehingga Anda dapat memperoleh ilmu dan hikmah yang bermanfaat.

c. Makruh

Perjalanan wisata dapat menjadi makruh (tercela / Allah SWT benci) apabila memenuhi beberapa kondisi seperti berikut :

  1. Wisata yang Anda niatkan semata-mata mencari kesenangan. Di mana di daerah yang Anda tuju sudah terkenal dengan berbagai aktivitas yang merusak moral, seperti kehidupan free sex, mabuk mabukan, judi, dsb. Ia menjadi makruh karena khawatir kita akan ikut tercebur ke dalamnya.
  2. Wisata ke negeri yang memusuhi ummat Islam dan khawatir kemakmuran yang mereka peroleh dari hasil kunjungan kita. Dalam waktu yang bersamaan dana dari aktivitas wisata tersebut mereka gunakan untuk menimbulkan kerugian bagi umat Islam lainnya.
  3. Wisata yang Anda lakukan ketika melihat ada tetangga atau orang di sekitar kita yang sedang membutuhkan. Tapi Anda tak simpati dan empati kepada mereka. Sementara dananya Anda habiskan hanya untuk berwisata diri kita sendiri.
d. Haram

Bahkan perjalanan wisata bisa jadi haram jika terjadi hal-hal berikut ini :

  1. Perjalanan wisata yang Anda lakukan :
  • dengan niat untuk bermaksiat kepada Allah SWT baik secara terang-terangan ataupun tersembunyi;
  • untuk berpartisipasi dalam acara kemusyrikan ataupun perayaan keagamaan kaum di luar Islam;
  • melanggar perintah kedua orangtua; dan
  • tanpa seizin suaminya (bagi istri).
  1. Perjalanan wisata yang mempersempit / mengambil hak-hak Allah SWT, seperti seseorang yang :
  • sengaja bepergian pada musim haji, namun orang tersebut justru enggan pergi berhaji (padahal ia termasuk golongan orang yang mampu);
  • berhutang tapi dananya justru Anda hamburkan untuk berwisata; dan
  • dengan berwisata justru menelantarkan hak-hak keluarga (orangtua, istri, anak) atau orang-orang yang jadi tanggungannya.

Baca juga : Menyelami Ayat Kauniyah dengan Bepergian

Demikian informasi perihal hukum berwisata dalam pandangan Islam, kami harap postingan kali ini berguna untuk sahabat semua. Kami berharap postingan panduan praktis wisata syariah ini kalian share agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Admin ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!