Serba Serbi

Hidangan Khas Hari Raya yang Perlu Dicoba

Hidangan Khas Hari Raya

Sekarang kami akan ulas mengenai hidangan khas hari raya nasi kebuli. Kuliner nasi kebuli merupakan hidangan berupa nasi berbumbu. Hidangan nasi ini sangat populer di kalangan masyarakat Betawi keturunan Arab (Timur Tengah). Ada dua versi tentang sejarah masuknya nasi berbumbu ini di Nusantara yaitu :

  • Dibawa oleh orang-orang keturunan Haramaut
  • Dibawa oleh pedagang dari Gujarat

Hidangan Khas Hari Raya

Masuknya Nasi Kebuli ke Nusantara

Versi pertama menyebutkan bahwa hidangan khas hari raya ini pertama kali dibawa oleh keturunan orang-orang Hadramaut yang telah tinggal bertahun-tahun di Gujarat, India. Sambil dagang dan menyebarkan agama Islam, mereka juga mempelajari aneka masakan India yang memakai banyak bumbu. Generasi Hadramaut selanjutnya yang datang ke Nusantara meneruskan kebiasan kakek moyang mereka di India tersebut. Yaitu dengan membuat nasi yang diberi bumbu-bumbu sebagai pendekatan saat memperkenalkan agama Islam.

Versi kedua menyebutkan bahwa hidangan khas hari raya ini dibawa oleh orang-orang Gujarat yang masuk ke Batavia dengan maksud untuk berdagang dan memperkenalkan agama Islam serta tradisi mereka. Para pedagang dari Gujarat ini dikenal juga sebagai orang Koja dan lewat mereka inilah masyarakat Betawi mengenal nasi kebuli. Orang-orang Koja atau Gujarat kemudian terdesak oleh para pedagang yang datang langsung dari Hadramaut, Yaman  Selatan, yang juga mempunyai kuliner tradisional serupa.

Kedua resep nasi kebuli ini lalu dipadukan oleh para ulama Betawi. Yaitu dengan cara mencampurkan rempah-rempah khas Timur Tengah dan India. Sehingga bisa menghasilkan aroma khas tersendiri. Perpaduan ini lalu menghasilkan nasi kebuli khas Betawi dengan bahan utamanya yaitu daging kambing.

Media Memperkenalkan Islam

Nasi kebuli dulu memang jadi salah satu media untuk memperkenalkan agama Islam. Tak jarang ulama turun langsung untuk membuat hidangan khas hari raya ini. Sebagaimana yang sering dilakukan oleh Habib Abdurahman, pimpinan majelis taklim Habib Ali Kwitang. Sampai saat ini nasi kebuli selalu hadir dalam perayaan agama Islam masyarakat Betawi turunan Arab seperti :

  • Maulid Nabi,
  • Bulan Ramadhan,
  • Hari Raya Idul Fitri,
  • Pernikahan, dan
  • Hajatan atau kenduri lainnya.

Persebaran penjaja nasi kebuli di Jakarta yaitu berada di daerah pemukiman masyarakat Betawi keturunan Arab dan India muslim seperti di :

  • Pekojan,
  • Tanah Abang,
  • Condet, dan
  • Lagoa di daerah Koja.

Menu hidangan nasi ini pun mudah ditemui di rumah makan yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Tapi masih ada pakem di kalangan masyarakat Betawi bahwa nasi kebuli yang “lazis” lazimnya dimasak oleh keturunan Arab.

Ada kemungkinan karena bumbu hidangan khas hari raya ini sekarang tak selalu sama dengan resep pakemnya. Ada yang telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, seperti pemakaian

  • mentega sebagai pengganti minyak samin.
  • santan untuk mengganti susu kambing.
  • Bumbu instan juga banyak dipakai dengan alasan kepraktisan. Bumbu instan ini seperti bumbu instan nasi kebuli dari Cairo Food.

Warung-warung nasi kebuli punya orang keturunan Arab yang cukup terkenal di Jakarta umumnya mengimpor langsung bumbu-bumbu dari Arab. Untuk menetralisir naiknnya kolesterol, nasi kebuli disajikan bersama dengan asinan yang terdiri dari

  • tomat,
  • nanas,
  • mentimun,
  • dll.

Membuat Hidangan Khas Hari Raya

Anda ingin hidangan khas hari raya terhidang di rumah. Anda bisa coba membuat hidangan nasi ini sendiri dengan menggunakan bumbu nasi kebuli aromatic dari Cairo Food. Mengapa kami menyarankan menggunakan bumbu ini? Karena ada beberapa alasan yaitu :

  • Dipercaya dan digunakan sebagai standar oleh berbagai restoran, hotel dan catering.
  • Terbuat dari 100 persen bahan rempah alami (bukan kimia atau perisa).
  • Anti kempal alami.
  • Dibuat di Indonesia (jadi sesuai selera dan lidah orang Indonesia).
  • Terjamin kehalalan dan keamanannya karena terdaftar di BPOM dengan sertifikasi P – IRT No. 7.11.3173.03.0049-24.
  • dll.

Selain itu, bumbu ini bebas atau tanpa kandungan :

  • MSG,
  • Pewarna
  • Pengawet,
  • Perasa buatan
  • Campuran / no filler,
  • dll.

Untuk kandungan dari bumbu hidangan khas hari raya (kebuli) ini sendiri seperti :

  • Kayumanis,
  • Biji Kelabat,
  • Bunga Lawang,
  • Biji Ketumbar,
  • Cumin,
  • Biji Pala,
  • Lada Hitam,
  • Cengkeh,
  • Lengkuas,
  • Jahe Putih,
  • Serai,
  • Kapulaga Putih,
  • Daun Salam,
  • Kapulaga Hijau,
  • Daun Jeruk Purut,
  • Caraway,
  • Kunyit Kuning,
  • Beras Putih.

Bumbu hidangan khas hari besar (bumbu kebuli) ini bisa Anda beli secara langsung di Lulu Hypermart atau marketplace seperti Tokopedia, Shopee. Bisa kunjungi website resmi kami (https://cairofood.id) atau bisa juga via whatsapp ke 081218222610.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment