Inner Beauty

Cara Membangun Imej Inner Beauty yang Mudah Dilakukan

Membangun Imej Inner Beauty

Apakah Anda mau membangun imej inner beauty di depan semua orang? Bila iya, Anda bisa mempraktekkan cara-cara yang ada di dalam artikel yang akan kami bahas ini. Oleh karenanya Anda harus simak artikel ini hingga selesai agar lebih paham dalam mempraktekkannya.

Membangun Imej Inner Beauty

Cara Membangun Imej Inner Beauty

Berikut beberapa cara membangun imej inner beauty :

a. Pintar Membawa Diri

Salah satu daya tarik seorang perempuan cantik dalam membangun imej inner beauty adalah :

  • cara membawa dirinya, atau
  • bagaimana kehadiran sosok yang bersangkutan.
  • apakah kehadirannya cukup bermakna dan berpengaruh bagi lingkungannya?

Hal ini berkaitan dengan banyak faktor yang melekat pada diri si peserta tadi. Dari mulai :

  • penampilan fisik,
  • cara berpakaian,
  • cara bicara,
  • cara bergerak,
  • melangkah,
  • menyapa,
  • berbicara,
  • dan lain sebagainya.

Dan yang paling penting adalah aura inner beauty yang dimiliki. Dengan kata lain, bagaimana agar kehadirannya dapat diterima oleh ranah atmosfir pemikiran dan perasaan para yuri itu.

b. Cool

Kini kita sering mendengar atau membaca istilah “cool”.

  • Apa sih sebenarnya yang dimaksud?
  • Apakah mereka yang berhati sedingin es?
  • Kalau itu benar apa bedanya dengan memasukkan kepala ke dalam freezer kulkas?

Tentunya bukan demikian. Ini hanya istilah kiasan semata. Barangkali yang dimaksudkan adalah bukan mereka :

  • toni atau banyak cakap (waton muni = asal bicara).
  • toni baster (waton muni ndobos banter = asal bicara dengan suara lantang tapi ngibul).

Bagi sebagian orang akan lebih tertarik pada penampilan yang kalem, sedikit bicara tapi punya prinsip, “satunya kata dan perbuatan”. Atau dengan kata lain jangan pernah bicarakan pada orang lain, hal yang hanya isapan jempol, dan tak ada faktanya.

Akan lebih menarik lagi ketika perempuan itu mempunyai :

  • penampilan fisik yang menarik,
  • cantik,
  • pandai menyanyi,
  • tetap rendah hati,
  • penuh perhatian pada orang lain, dan
  • tidak sombong.
c. Positioning

Cara membangun imej inner beauty juga berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan positioning. Yaitu positioning ketika berada di tengah-tengah orang banyak atau dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal ini berkaitan dengan :

  • persoalan saya ini siapa,
  • kapasitas seberapa,
  • apa yang bisa saya lakukan, serta
  • peran saya sebagai apa dalam lingkungan sosial.

Dengan demikian maka dia tidak akan canggung ketika berada dalam sebuah komunitas. Serta mampu berbuat sesuatu bagi lingkungannya itu sesuai dengan peran dan kemampuannya.

d. Daya Kreatif

Daya kreatif juga menjadi salah satu cara membangun imej inner beauty seseorang dan juga ukuran dalam menentukan sejauhmana pancarannya. Kreatifitas ini merupakan sebuah kemampuan untuk mencipta, memperbaiki atau membuat segala sesuatu jadi lebih baik lagi.

Daya kreatif juga menjadi salah satu ukuran dalam menentukan sejauhmana pancaran inner beauty seseorang. Kreatifitas ini merupakan sebuah kemampuan untuk mencipta, memperbaiki atau membuat segala sesuatu menjadi lebih baik lagi.

Daya kreatif ini berkaitan dengan banyak faktor seperti :

  • kecerdasan,
  • pengalaman,
  • lingkungan, dan
  • pendidikan.

Ibarat tanaman, maka daya kreatif senantiasa harus dipupuk, disiram serta dipelihara, agar dapat tumbuh dan berkembang lebih baik.

e. Aktualisasi Diri

Membangun imej inner beauty lainnya yaitu aktualisasi diri. Aktualisasi diri berkaitan dengan banyak faktor yang melekat pada diri seseorang. Salah satunya aspek visi misi individual.

Dalam implementasinya visi misi ini akan terlihat pada kemampuan yang bersangkutan dalam mewujudkan ideanya tersebut dalam realitas kehidupan.

Salah satu indikator keberhasilannya akan nampak pada capaian prestasi yang mampu diraih. Hal ini juga akan semakin menambah daya inner beauty yang bersangkutan.

f. Introspeksi Diri

Untuk kesempuranaan penampilan diri hendaknya selalu melakukan introspeksi. Secara physical bisa dilakukan dengan rajin bercermin untuk mengetahui bagaimana penampilan fisik saya.

Apakah masih ada yang kurang atau masih adakah yang belum sempurna. Baik dalam hal :

  • wajah,
  • bentuk tubuh,
  • make-up,
  • busana,
  • sikap,
  • dan sebagainya.

Hal ini menjadi hal yang sangat penting agar penampilan menjadi sempurna. Demikian pula dalam ukuran non-fisik perlu melakukan introspeksi agar daya membangun imej inner beauty itu senantiasa terpelihara dengan baik.

g. Membuat Dunia Lebih Indah

Membangun imej inner beauty juga berkaitan dengan keindahan lingkungan. Artinya seseorang tak hanya dituntut kemampuannya untuk memperindah diri sendiri. Namun perlu mengembangkan kemampuannya di dalam membuat lingkungan sekitarnya jadi lebih indah.

Dalam konteks yang lebih luas adalah bagaimana membuat dunia ini semakin indah. Artinya bahwa yang bersangkutan memahami tentang persoalan lingkungan, serta tahu bagaimana cara merawat dan memperindahnya.

h. Membangun Citra Cantik dengan Perhatian

Aspek perhatian juga penting dalam membangun imej inner beauty atau citra cantik. Lebih dari itu perhatian juga jadi kata kunci dalam membangun sebuah relasi. Yaitu yang bernama percintaan apalagi sampai ke urusan ranjang atau sex.

Soal ini menjadi mutlak adanya. Atau dengan kata lain tanpa perhatian pada pasangan, akan sulit untuk berkencan dengan partner kita.

Aspek perhatian ini dimulai dari hal kecil-kecil dan mungkin dianggap sepele, seperti :

  1. menyapa,
  2. cara berbicara,
  3. cara membawakan diri,
  4. menanyakan kebutuhan pribadi yang bersangkutan, dari mulai :
  • makan,
  • minum,
  • bepergian,
  • hobi,
  • dan sebagainya.

Justru dengan perhatian pada aspek yang kelihatan sepele dan remeh-remeh itu mungkin seseorang akan jatuh hati. Atau bisa pula perhatian diarahkan kepada benda atau segala sesuatu yang menempel, melekat pada diri seseorang.

i. Syal Handsome

Ada sebuah ungkapan dalam membangun imej inner beauty. Yaitu “ketika dirimu menggunakan syal biru waktu naik Gunung Merapi itu kelihatan tampan (handsome)”.

Namun bisa pula perhatian itu mengarah kepada persoalan yang lebih serius. Hal itu hanya dapat dilakukan, tentunya jika telah terbangun hubungan yang lebih dekat. Misalnya sampai ke urusan :

  • kebutuhan rumah tangga,
  • keluarga,
  • sekolah / kuliah,
  • pekerjaan,
  • problem finansial,
  • dan sebagainya.
j. Pribadi yang Dicari / Dikejar

Dalam kehidupan sekarang ini muncul sebuah trend baru dalam membangun imej inner beauty. Di mana laki-laki tidak selalu harus “mengejar” perempuan.

Paradigmanya telah berubah. Yaitu bagaimana kini menjadikan diri sendiri sebagai sosok yang dicari, dikagumi dan dikejar-kejar.

Mungkin Anda pernah menyaksikan tayangan kuis perjodohan yang diproduksi oleh salah satu broadcasting nasional. Dalam kuis dipertontonkan sebuah acara perjodohan dalam kemasan kuis berhadiah.

Di sana terlihat bagaimana seorang pria harus berdiri di depan 24 perempuan cantik-cantik. Si pria harus mampu menarik perhatian, memukau dan akhirnya “bisa dipilih” oleh seorang perempuan diantara 24 perempuan di atas dengan berbagai teknik / pendekatan.

Aturan mainnya, para perempuan boleh menerima / menolak si pria tadi. Dengan jalan mematikan lampu sign (menolak) atau tetap mempertahankan nyala lampu (menerima) yang berada di mejanya.

Jika pada sekuen akhir ternyata terdapat lebih dari seorang perempuan yang tertarik, maka giliran si pria yang harus memilih salah satu. Berbagai cara dipergunakan untuk menarik perhatian para perempuan dengan :

  1. menyanyi,
  2. menari,
  3. sulap,
  4. ketrampilan fisik dalam :
  • senam,
  • beladiri,
  • dan lain sebagainya.

Ini hanya sebuah gambaran visual dalam kerangka tatagrambat (tangga) menuju pada pemahaman bahwa kini telah terjadi pergeseran nilai-nilai. Bahwa perempuan masa kini ternyata lebih egaliter dan terbuka dalam menentukan pasangan.

Merekapun tidak malu-malu lagi untuk mengemukakan pandangan dan harapannya terhadap performance laki-laki yang diidamkan. Beberapa harapan yang secara umum dipakai sebagai parameter kurang lebih adalah :

  • keamanan financial,
  • kedewasaan dalam bersikap,
  • cinta dan kasih sayang,
  • kesesuaian umur,
  • hobi,
  • dan lain-lain.

Yang menarik untuk diingat. Bahwa kini perempuan tidak malu-malu apalagi munafik bahwa merekapun butuh materi, butuh uang agar bisa hidup layak.

Bahkan ada peserta yang menanyakan secara langsung kepada para pria itu “apakah pendapat mereka tentang cewek matre?”

Ini jelas mengindikasikan bahwa problem harapan keamanan finansial itu menjadi bahan pertimbangan utama. Bukan berarti bahwa variabel lainnya menjadi tidak penting.

Karena realitas masa kini menunjukkan bahwa persoalan materi ternyata menjadi faktor yang sangat menentukan bagi perempuan dalam menentukan pilihan jodohnya.

Baca juga : Kebutuhan Menjadi Cantik yang Perlu Anda Tahu

Sekian info perihal cara membangun imej inner beauty yang mudah dilakukan, kami harap postingan ini membantu kalian. Kami berharap artikel inner beauty ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Admin ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!