Pilar Keuangan

Beberapa Hal yang Terkait dengan Keuangan Bisnis Anda

Keuangan Bisnis

Kali ini kami akan ulas perihal Beberapa Hal yang Terkait dengan Keuangan Bisnis Anda. Keuangan (cash flow) merupakan darah bagi suatu bisnis. Karena tanpa adanya cash flow maka bisnis tidak akan berjalan dengan lancar.

Keuangan Bisnis

Hal Terkait dengan Keuangan Bisnis Anda

Berikut beberapa hal yang terkait dengan keuangan bisnis Anda yang harus di atasi ketika memulai berbisnis di antaranya :

1. Berapa Besar Gaji Anda di Bisnis Anda

Meskipun bisnis itu milik Anda, Anda tidak bisa sesuka hati membelanjakan uang. Hitunglah secara akurat omset yang anda capai dan pisahkan dari profit. Kemudian berapa bagian yang dapat Anda ambil untuk kebutuhan keluarga? Misalnya saja Anda memiliki bisnis yang omset dalam sebulan sebesar 20 juta. Taruhlah labanya kurang lebih 4 juta (setelah dikurangi biaya operasional dan gaji karyawan). Apakah berarti 4 juta ini bagian Anda?

Untuk menentukan berapa besar bagian atau gaji Anda, Anda dapat mempertimbangkan ilustrasi berikut:

Laba Rp 4 juta
Riset / Inovasi bisnis Rp 500 ribu
Promosi Rp 500 ribu
Tambahan modal Rp 500 ribu
Sisa Rp 2,5 juta

Perhatikan bahwa setelah laba dikurangi untuk biaya inovasi, promosi dan penambahan modal, masih tersisa Rp 2,5 juta. Sisa sebesar itulah yang dapat Anda ambil untuk gaji Anda. Lebih kecil lebih bagus, tapi kalau lebih besar jangan. Ilustrasi di atas hanyalah contoh. Anda dapat menyesuaikan besarannya dengan laba perusahaan Anda.

Dana tambahan modal sebaiknya dikumpulkan atau ditabung dulu. Suatu saat jika sudah mencukupi, dana itu bisa Anda gunakan untuk membuka cabang atau memperbesar outlet yang sudah ada.

2. Bisnis berkembang, kenapa tidak punya uang

Di awal mengembangkan suatu bisnis, mungkin Anda merasakan suatu hal yang aneh. Ketika penjualan mulai meningkat, justru uang yang bisa disisihkan untuk keluarga menjadi menipis. Padahal semua pengeluaran sudah ditekan sehemat mungkin. Dalam hati seorang pebisnis pasti bertanya-tanya, bisnis berkembang kenapa dompet tidak ada uang.

Dari ilustrasi di atas, Anda pun akan menemukan sebuah fakta bahwa ketika permintaan akan barang mulai meningkat maka kebutuhan akan modal pun meningkat. Modal di sini dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, bisa berupa penambahan bahan baku, penambahan alat dan atau penambahan tenaga kerja.

Otomatis, profit yang diperoleh pun akan tersita untuk penambahan modal. Bagi Anda yang masih pebisnis pemula, asal kebutuhan minimal keluarga bisa terpenuhi. Anda tidak usah takut tidak punya uang, yang penting bisnis bisa berkembang. Justru Anda perlu khawatir jika modal terus mengendap terus di rekening. Jangan-jangan ada yang bermasalah dengan perkembangan bisnis Anda.

3. Buat rekening yang berbeda

Agar Anda dapat dengan tegas memisahkan keuangan bisnis dengan uang keluarga, buatlah dua rekening untuk masing-masing. Dengan cara ini, Anda bisa langsung tahu saldo masing-masing sehingga lebih mudah dan cepat dalam pengambilan keputusan. Penyimpanan uang dalam rekening juga membuat kita lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang. Biasanya kalau melihat uang numpuk di laci, muncul godaan untuk beli ini beli itu.

Demikian info tentang Beberapa Hal yang Terkait dengan Keuangan Bisnis Anda semoga bermanfaat

Referensi:

 

Leave a Comment