Ternak Website
Tips Bisnis

5 Aspek Bisnis Berkelanjutan yang Perlu Anda Tahu

Aspek Bisnis Berkelanjutan

Mau bisnis yang Anda jalankan bisa bertahan lama? Bila iya, Anda harus tahu 5 aspek bisnis berkelanjutan (sustainability bisnis). Selengkapnya Anda bisa simak artikel mengenai sustainability model ini hingga selesai.

Aspek Bisnis Berkelanjutan

Sustainability Model

Ada 5 aspek yang harus dimiliki sebuah bisnis untuk dapat mencapai sustainability, yaitu :

a. Company Impact

Aspek bisnis berkelanjutan yang harus pertama kali diperhatikan adalah bisnisnya dalam kondisi yang sehat atau tidak? Terdapat tiga hal yang harus berdampak pada perusahaan, yaitu

1. Profitability

Tujuan dari sebuah bisnis pastinya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Hal yang perlu dipastikan di sini adalah apakah keuntungan bisnis (net profit) yang sedang berjalan sudah sesuai dengan target business goal-nya.

Untuk mengetahui net profit pastinya business owner harus selalu melihat kondisi laporan keuangan. Jika ditemukan ternyata sales tinggi, tetapi net profit-nya rendah, ini harus dicek, apakah ada kebocoran di dalam bisnisnya atau tidak.

2. Growth

Setelah dipastikan bisnisnya sudah mendapatkan profit yang diharapkan, berikutnya yang perlu dipastikan adalah pertumbuhan bisnisnya. Ada 2 jenis strategi growth yaitu :

  • SSS (Same Sales Store) pertumbuhan sales di store yang sudah ada.
  • Expansion yaitu penambahan cabang.

3. Brand Equity

Brand Equity menjadi salah satu kunci penting untuk bertahan. Karena brand adalah senjata dari bisnis kita untuk memenangkan benak konsumen sampai brand tersebut dapat mencapai Top of Mind konsumen.

Contohnya kalau ke Bandung, pasti brand oleh-oleh pertama yang terbersit adalah Kartikasari.

Terdapat 6 elemen di dalam Brand Equity (salah satu aspek bisnis berkelanjutan) :

  • Brand Awareness
  • Brand Association
  • Perceived Quality
  • Brand Experience
  • Brand Preference
  • Brand Loyaty

b. Enviromental Impact

Aspek bisnis berkelanjutan kedua adalah dampak lingkungan (enviromental impact). Tanggung jawab kita terhadap kelangsungan lingkungan hidup akhir-akhir ini cukup menjadi sorotan.

Tidak terlepas juga untuk bisnis khususnya bisnis kuliner, seperti :

  • pengurangan pemakaian plastik sekali pakai, dan
  • mengganti sedotan ke yang bahan lebih mudah terurai.

Terdapat 4 aspek bisnis berkelanjutan terkait dampak lingkungan yang harus Anda perhatikan yaitu :

1. Reduce Food Waste

Taukah Anda bahwa negara kita (Indonesia) telah menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan angka food lost and waste tertinggi di dunia. Indonesia diapit oleh Saudi Arabia di peringkat pertama.

Food lost and waste ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan saja. Tingginya tingkat food lost and waste ini juga berpengaruh kepada membengkaknya COGS / HPP.

2. Energy Efficiency

Seberapa efisienkah bisnis Anda dalam menggunakan energi listrik? Kalau pakai panel surya terlalu mahal!

Alternatif lain yang bisa dilakukan misalnya mendesain ruangan dengan bukaan yang lebar. Sehingga bisa menghemat penggunaan listrik untuk lampu dan pendingin ruangan.

3. Re-usage Equipment

Gerakan ini mulai banyak dilakukan seperti menggunakan :

  • second kitchen,
  • second equipment,
  • up-cycled furniture, dan
  • dekorasi.

Contohnya, menggunakan meja dan kursi bekas untuk konsep desain rustic atau vintage.

4. Friendly Chemical Usage

Pernahkan Anda menyadari bahwa limbah yang Anda buang itu dapat berpengaruh kepada kondisi lingkungan tempat tersebut. Dampak negatifnya salah satunya adalah menurunkan kualitas tanah dan air. Limbah tersebut seperti :

  • sabun,
  • minyak, dan
  • chemical lainnya

Untuk mengatasinya Anda dapat memilih chemical yang ramah lingkungan ataupun organik.

c. Governance

Aspek bisnis berkelanjutan ketiga adalah pemerintahan (governance). Selama melakukan kegiatan transaksi apapun di bawah naungan sebuah negara hukum, mematuhi segala aturan legal yang berlaku merupakan kewajiban. Baik bagi setiap individu, apalagi bagi pebisnis.

Dan hal tersebut harus kita sadari. Jangan sampai karena ketidakpatuhan kita ini menjadi bom waktu. Yang bisa dengan tiba-tiba memporak-porandakan bisnis yang sudah dengan susah payah kita bangun sebelumnya.

Memang seharusnya kita sadari kegiatan ini cukup melelahkan. Karena menambah pekerjaan lain selain kita menjalankan bisnisnya.

Tetapi dampak dan manfaat jangka panjangnya itu akan sangat terasa. Jika kita mempersiapkan bisnisnya untuk siap bertahan dalam jangka yang sangat panjang.

Berikut merupakan poin-poin terkait dengan Good Coorporate Governance (GCG) dalam aspek bisnis berkelanjutan :

  • Law Abiding
  • Tax Discipline
  • Business Liscense & Permit
  • Business Entity
  • Stakeholders’ Right
  • Intellectual Property

d. Social Impact

Apakah bisnis hanya berkutat dengan terus meningkatkan profit saja? Profit memang menjadi hal yang penting agar bisnis terus berlangsung. Tetapi harus kita sadari dengan berbisnis kita :

  • bertransaksi dengan manusia,
  • berinteraksi dengan manusia, dan
  • berhubungan dengan manusia.

Sehingga jangan sampai kita melupakan aspek bisnis berkelanjutan lainnya yaitu faktor manusia didalamnya. Adanya bisnis harus memperhatikan aspek sosial ke internal ataupun ke eksternal bisnis.

1. Standard of Living & Job Opportunity

Bisa dibayangkan jika kita membuka bisnis (misalnya bisnis kuliner gerobakan). Dan kita bisa membuka 5 gerobak dengan penjualan yang stabil dan baik. Ada berapa keluarga yang dapat hidup dari bisnis tersebut?

Ada 6 keluarga, yaitu Anda selaku owner dan 5 keluarga lainnya yang merupakan karyawan dari masing-masing cabang gerobakan itu. Dari bisnis Anda tersebut, mereka dapat :

  • menyekolahkan anaknya,
  • menafkahi keluarga, dan
  • hidup dengan lebih baik.

Bayangkan bisnis ini dapat terus bertumbuh dan bertahan. Pastinya akan ada semakin banyak keluarga yang semakin baik kualitas hidupnya dan semakin banyak orang yang dapat bekerja.

2. Community Empowerment

Apakah Anda pernah mendengar tentang brand Sunyi House of Coffee and House, atau Kopi Tuli dan Deaf Cafe Fingertalk?

Brand tersebut berhasil memberdayakan saudara kita yang penyandang tuli. Dan juga mendobrak stigma jika saudara-saudara kita yang disabilitas juga tetap memiliki kesempatan kerja yang sama dan mandiri.

3. Direct to Farmer

Sangat disayangkan jika kita mendengar berita petani menjual hasil produksinya dengan harga yang sangat murah dikarenakan tidak ada yang membeli. Padahal seperti yang kita tahu angka pertumbuhan bisnis (khususnya kuliner) di Indonesia terus naik tiap tahunnya.

Harus kita sadari bersama sebagai pebisnis kita juga memiliki tanggung jawab sosial secara tidak langsung kepada petani kita. Jadi mulailah dari cara yang paling mudah yaitu membeli hasil tani dari petani lokal terdekat dari bisnis kita.

e. Spiritual Impact

Bisnis adalah kendaraan untuk mencapai tujuan. Ini sering diucapkan oleh banyak motivator untuk mengingatkan para bisnis owner tidak melupakan aspek bisnis berkelanjutan lainnya. Salah satunya adalah aspek spiritualitas.

Spiritualitas juga menjadi batasan moral dan etika seorang business owner ketika menjalankan bisnisnya. Terpenuhinya aspek spiritualitas juga menjadikan pebisnis memiliki sebuah ketenangan jiwa dan keterpenuhan sisi afeksinya.

Banyak hal yang menjadi purpose seorang pebisnis dan spiritualitas menjadi salah satunya. Contohnya ingin bisnisnya bisa membiayai sebuah panti asuhan dan ingin mencetak karyawan yang religius.

Aspek bisnis berkelanjutan mengenai dampak spiritualitas akan melahirkan sikap dan sifat :

1. Share the Joys (Donation / Aid)

Berbagi dengan sesama (sedekah), membantu korban bencana, dan membiayai pembuatan rumah ibadah.

2. Trust

Karena dilandasi dengan religiusitas maka kejujuran jadi nilai yang sangat penting dan wajib dalam sebuah bisnis.

3. Contribute in a Meaningful Way

Berkontribusi dalam banyak kegiatan yang positif, kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial.

4. Sense of Purpose

Nilai-nilai dan kultur perusahaan dapat berlandaskan pada purpose dari ownering bisnis.

5. Fair in Competition

Berkompetisi dengan cara yang baik, tidak melakukan hal yang curang dan merugikan sesama pebisnis.

Pahami Aspek Bisnis Berkelanjutan Ini, Sekarang Juga!

Jadi ingin seberapa panjangkah umur bisnis Anda? Lima tahun? Sepuluh tahun? Atau Anda bercita-cita memiliki bisnis yang bertahan puluhan sampai ratusan tahun?

Artikel ini merangkum poin-poin konsentrasi yang dapat dilakukan secara disiplin oleh sebuah bisnis untuk dapat bertahan ke-eksistensiannya sampai waktu terpanjang. Berikut poin atau aspek bisnis berkelanjutan tersebut :

  1. Dampak Perusahaan (Company Impact)
  • Profitabilitas (Profitability)
  • Pertumbuhan (Growth)
  • Ekuitas Merek (Brand Equity)
  1. Dampak Lingkungan (Enviromental Impact)
  • Kurangi Limbah Makanan (Reduce Food Waste)
  • Efisiensi Energi (Energy Eficiency)
  • Penggunaan Ulang Peralatan (Re-usage Equipment)
  • Penggunaan Bahan Kimia yang Ramah (Friendly Chemical Usage)
  1. Pemerintahan (Governance)
  • Law Abiding (Patuh kepada Undang-Undang)
  • Tax Discipline (Patuh Pajak)
  • Business Liscense & Permit (Perijinan dan Lisensi)
  • Business Entity (Badan Usaha)
  • Stakeholders’ Right (Hak Seluruh Pemangku Kebijakan)
  • Intellectual Property (Kekayaan Intelektual)
  1. Dampak Sosial (Social Impact)
  • Standar Kehidupan (Standard of Living)
  • Kesempatan Kerja (Job Opportunity)
  • Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment)
  • Langsung ke Petani (Direct to Farmer)
  1. Dampak Spiritual (Spiritual Impact)
  • Berbagi Kegembiraan (Share the Joys)
  • Percaya (Trust)
  • Berkontribusi dengan Cara yang Berarti (Contribute in a Meaningful Way)
  • Rasa Tujuan (Sense of Purpose)
  • Adil dalam Persaingan (Fair in Competition)

Sekian informasi perihal aspek bisnis berkelanjutan, kami harap artikel ini bermanfaat untuk Anda. Mohon post tips bisnis ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Admin ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!