Ratu Bisnis

Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis

Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis

Pembahasan kita sekarang ialah Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis. Ada anggapan-anggapan yang entah secara sadar atau tidak sering dipercayai oleh para muslimah.

Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis

Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis

Anggapan-anggapan salah tentang muslimah dalam hal bisnis di antaranya:

1. Bisnis lebih cocok dilakukan oleh laki-laki, bukan perempuan

Yang paling sering membelanjakan uang untuk kebutuhan anak-anak dan kebutuhan-kebutuhan harian lain adalah para ibu atau perempuan (muslimah). Sehingga justru muslimah itu sendiri yang tahu seluk beluk barang dan jasa yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan kaum ibu. Itu artinya, muslimah sangat cocok berbisnis, terutama berbisnis barang dan jasa yang dibutuhkan para ibu.

Muslimah juga memiliki beberapa karakter alamiah yang justru menguntungkan dalam dunia bisnis yaitu :

  • Perempuan lebih teliti baik dalam proses produksi maupun dalam administrasi.
  • Perempuan juga lebih luwes dalam menjalin komunikasi. Lihatlah pekerjaan-pekerjaan yang banyak membutuhkan komunikasi, seperti resepsionis, front office, public relation, operator telepon, dan lain-lain. Pekerjaan ini di dominasi perempuan.
  • Perempuan juga lebih peka dalam merasakan gejolak-gejolak kecil atau hal-hal yang tidak beres.
  • Perasaan perempuan mudah tersentuh, sehingga ketika ada pembeli atau konsumen yang kurang puas namun tidak mau mengungkapkan secara langsung, perempuan lebih mampu merasakan ketidakpuasan itu. Entah dengan melihat sikap ataupun mendengarkan bahasa-bahasa halus atau sindiran dari konsumen.
2. Jika perempuan sibuk berbisnis keluarga akan terbengkelai

Sebagian besar kasus perceraian terjadi akibat buruknya komunikasi pasangan suami istri, dan bukan semata-mata karena masalah seks. Tercatat sekitar 58 persen kasus perceraian disebabkan faktor komunikasi, sementara masalah seks menempati urutan kedua dalam kasus perceraian. Kasus perceraian yang disebabkan faktor seks hanya sekitar 29 persen saja, sementara sisanya dipicu masalah lain, seperti faktor ekonomi.

Apakah Anda salah satu wanita karier yang bekerja kantoran? Anda pasti punya jam kerja yang harus Anda patuhi. Jika Anda terlambat atau bahkan bolos, akan ada sanksi, paling tidak sanksi moral. Seringkali kepentingan keluarga yang dianggap tidak terlalu urgen harus ditinggalkan, demi mematuhi jam kerja.

Muslimah berbisnis, justru lebih fleksibel dalam mengurus keluarga, karena ia bebas mengatur waktunya sendiri. Tidak akan ada sanksi kapan pun ia ingin istirahat dari kerja dan mengurus keluarga. Faktor utama penyebab perceraian selain kurangnya komunikasi dalam keluarga adalah masalah ekonomi. Muslimah yang berbisnis mampu mendongkrak kemampuan finansial sehingga terhindar dari masalah ekonomi.

3. Anak jadi tidak terurus kalau perempuan sibuk berbisnis

Ibu-ibu muda yang memiliki anak masih kecil seringkali dilematis. Apakah ia akan tetap bekerja, menapaki karier yang telah ia rintis, atau meninggalkannya agar bisa mencurahkan perhatian untuk anak-anaknya yang masih balita.

Muslimah yang bekerja sebagai pegawai dan harus berangkat pagi-pagi akan kesulitan untuk bisa mengantar dan mengamati si kecil di sekolah. Jika tiap hari si ibu bekerja dari pagi hingga sore, betapa banyak momen berharga dengan si kecil yang terlewatkan. Anda yang ingin tetap bekerja namun tanpa banyak kehilangan momen berharga dengan si kecil, tidak bisa ditawar lagi, bisnislah pilihannya.

Dengan mamiliki bisnis sendiri, muslimah dapat mengatur kapan ia harus dekat dengan anak-anak dan kapan ia harus fokus pada pekerjaan. Semakin bagus sistem yang terbangun dalam sebuah bisnis, maka waktu yang diperlukan untuk terlibat secara langsung di dalamnya menjadi semakin sedikit. Bahkan seorang muslimah bisa 24 jam sehari dengan keluarganya dengan bisnis yang tetap berjalan normal.

Demikian info tentangĀ Anggapan Salah Tentang Muslimah dalam Hal Bisnis semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment