Muslimah Berbisnis

Tidak Punya Modal Merupakan Ketakutan Utama Muslimah untuk Berbisnis

Tidak Punya Modal Merupakan Ketakutan Utama

Tidak punya modal merupakan ketakutan utama muslimah untuk berbisnis. Ketakutan ini menyebabkan para muslimah tidak segera untuk membangun kerajaan bisnisnya. Simaklah sepenggal kisah berikut ini.

Tidak Punya Modal Merupakan Ketakutan Utama

Studi Kasus bu Siti

Bu Siti senang sekali membuat roti. Memang tidak semua jenis roti bu Siti dapat membuatnya. Tapi untuk jenis tertentu, roti buatan bu Siti memang enak. Walaupun tidak rutin, bu Siti sering mendapat pesanan dari ibu-ibu lain di kampungnya untuk berbagai acara.

Suatu saat, bu Siti ingin membuka usaha toko roti untuk menambah penghasilan keluarganya. Bu Siti pun mulai menghitung biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Mulai dari membeli bahan-bahan, membeli peralatan yang belum ada hingga biaya sewa tempat.

Sampai pada hitungan akhir, kontan ibu Siti mengerutkan dahi, mengambil nafas panjang dan meletakkan pulpennya. Hal ini dikarenakan modal yang diperlukan sangat banyak dan darimana mendapatkannya. Dan bu Siti tidak punya modal bisnis tersebut.

Semangat bu Siti sedikit meredup ketika menyadari bahwa uang simpanannya terlalu sedikit untuk bisa membuka usaha toko roti tersebut. Hal ini tidak saja terjadi pada ibu Siti saja. Tetapi terjadi juga pada para muslimah lain di luar sana yang sedang bercita-cita ingin membuka usaha sendiri.

Kebuntuan sering terjadi pada saat seseorang merasa bahwa ia tidak mempunyai uang untuk modal membuka sebuah usaha. Inilah kesalahan awal ketika kita berfikir bahwa modal usaha adalah uang, uang adalah modal usaha.

Studi Kasus bu Maryam

Masih terkait cerita, bu Siti pun teringat teman sekolahnya dulu yaitu bu Maryam. Ibu Siti dan ibu Maryam sama-sama terlahir dari keluarga sangat pas-pasan. Tetapi ternyata ibu Maryam mampu membuka usaha katering yang makin lama makin laris. Ibu Siti memberanikan diri untuk berguru pada bu Maryam. Setelah mendengar curhatan dari bu Siti, ibu Maryam pun berbagi resep sukses.

Dulu, bu Maryam juga tidak punya modal bisnis berupa uang. Bu Maryam hanya berkeliling menjajakan lauk pauk buatannya ke perumahan-perumahan sambil menawarkan jasa katering harian untuk keluarga-keluarga yang sibuk dan tidak sempat memasak. Mula-mula hanya satu dua orang yang order.

Namun karena ibu Maryam mampu menyajikan masakan yang variatif sesuai selera pemesannya, lama kelamaan ordernya makin banyak. Uang yang bu Maryam peroleh dikumpulkan untuk membeli peralatan yang lebih lengkap dan memperbaiki tempat memasak agar lebih nyaman.

Dari cerita ibu Maryam tersebut, akhirnya bu Siti tahu apa yang harus dilakukan. Ibu Siti pun segera membuat roti sesuai yang mampu dibuatnya. Roti itu bu Siti kemas secantik mungkin, kemudian dititipkan di warung-warung sekitar pemukimannya. Hari pertama hingga hari ke lima, hanya sedikit roti yang laku. Terpaksa ibu Siti membuang sisa roti yang sudah tidak layak dikonsumsi.

Tetapi ibu Siti tidak patah semangat. Bu Siti membuat lagi roti yang sama, namun dengan sedikit variasi pada tampilannya. Dan di luar dugaan, 75 persen roti buatan ibu Siti habis terjual. Demikian seterusnya, hingga akhirnya bu Siti mampu mengumpulkan uang untuk membeli peralatan dan membuka usaha toko roti.

Tidak Punya Modal Bisnis

Pelajaran yang dapat para muslimah dan perempuan lain petik dari pengalaman bu Siti adalah bahwa modal tidak harus uang. Apa pun yang dimiliki, baik fisik maupun non fisik (ilmu, keahlian, ketrampilan) dapat dijadikan modal. Ketrampilan bu Siti dalam membuat roti bisa dijadikan modal yang sangat berharga karena tidak semua orang bisa membuat roti. Ketrampilan itulah yang akhirnya bisa mendatangkan modal usaha yang lain, yaitu uang.

Selain materi tentang Tidak Punya Modal Bisnis, kami juga menyediakan info peluang bisnis. Program reseller Pijar Rabbani bisa jadi alternatif bisnis di masa pandemi seperti sekarang.

Demikian info tentangĀ Tidak Punya Modal Merupakan Ketakutan Utama Muslimah untuk Berbisnis semoga bermanfaat.

Referensi :

About the author

Hijab Muslimah

Leave a Comment