Menikah

Peran Perempuan sebagai Istri Salehah

Peran Perempuan sebagai Istri Salehah

Pembahasan kita sekarang yakni Peran Perempuan sebagai Istri Salehah. Perhiasan paling indah bagi seorang laki-laki di dunia ini adalah wanita salehah, istri salehah. Islam memandang wanita dalam keluarga sebagai pendamping laki-laki yang bisa menjadi lebih indah dari perhiasan apapun, lebih kemilau dari perhiasan apapun.

Peran Perempuan sebagai Istri Salehah

Peran Perempuan sebagai Istri Salehah

Perempuan, sebagai istri, memiliki peranan penting dalam keluarga. Ia menjadi manajer di rumah suaminya. Di tangannya ketenteraman, kepercayaan, dan kekayaan suami dititipkan. Adapun peran perempuan sebagai istri salehah adalah sebagai berikut.

1. Sebagai pengelola rumah tangga

Pengelola adalah orang yang mengerti seluk-beluk suatu hal. Begitu pula peran istri sebagai pengelola rumah tangga. Ia mengerti bagaimana seluk-beluk rumah tangganya, mulai dari memilih pakaian suami, apa yang suami suka maupun benci, memilih menu makanan, menentukan perabot rumah tangga apa yang cocok untuk rumahnya, sampai memilih warna kain gorden untuk jendelanya.

2. Sekretaris pribadi suami

Sebagai seorang sekretaris pribadi suami, istri tahu dan paham jadwal keberangkatan dan kedatangan suami dari bekerja. Catatan-catatan dan surat-surat penting yang harus disimpan dan diamankan merupakan perannya sebagai sekretaris pribadi. Keluar masuknya surat tentu harus sepengetahuan istri dengan ada izin dari suami.

3. Bendahara pribadi suami

Harus ada seseorang yang bisa mengelola keuangan rumah tangga. Pengeluaran dan pemasukan harus jelas digunakan untuk apa saja. Pembelian dan kebutuhan barang rumah tangga dicatatnya baik-baik. Nah, inilah peran perempuan sebagai istri yang juga sebagai bendahara suami.

4. Mengorganisasi rumah

Dalam rumah tangga dibutuhkan pembagian peran anggota keluarga, mulai dari peran kecil, peran-peran tambahan, dan peran-peran utama. Peran kecil misalnya, mencabuti rumput halaman. Sebagai organizer rumah, istri berperan menunjuk seseorang untuk melakukan tugas ini. Apakah anak, suami, atau asisten rumah tangga? Atau malah dirinya sendiri yang harus mencabuti rumput?

Peran perempuan sebagai istri tambahan lainnya misalnya, dibutuhkan asisten rumah tangga yang merupakan perpanjangan tangan dari seorang ibu. Sedangkan peran besar misalnya peran yang tidak dapat digantikan oleh orang lain.

5. Perancang dan desainer rumah tangga

Sebagai perancang rumah tangga, ia harus tahu ‘warna’ apa yang cocok digunakan, bahan apa yang baik digunakan, dan berapa biaya yang dibutuhkan. Tentu saja semua itu berkaitan dengan segala kebutuhan rumah tangga.

6. Cheerleaders suami

Ada kalanya suami kita mengalami hal-hal buruk atau kejadian yang tidak menyenangkan. Apakah itu di lingkungan kerjanya, teman-temannya, atau bahkan dari dirinva. Peran istri di saat-saat seperti ini layaknya cheerleaders sebuah grup basket, harus mampu menyemangatinya agar menang melawan musuh.

7. Teman curhat dan diskusi suami

Dalam kehidupan, kesedihan, dan kebahagiaan merupakan bumbu sehari-hari. Kadang kala kita dapat melaluinya dengan mulus, namun kadang juga tidak. Di sinilah seorang manusia membutuhkan tempat untuk berbagi pengalaman dan menerima saran dari pasangan. Itulah inti dari pernikahan, saling memberi dan menerima dalam segala hal termasuk keluh kesah.

8. Menjadi pendamping bagi suami

Secara garis besar tugas dan peran perempuan sebagai istri dan menjadi pendamping suami ada dua yaitu :

Untuk saling mengingatkan atas urusan dunia dan akhirat

Begitu indahnya ketika seorang istri mengingatkan suaminya yang lupa dan mulai melalaikan sholatnya atau suami yang mengingatkan istrinya ketika ia lupa dan mulai melalaikan sholat, misalnya. Bukankah kerja sama dalam hal beribadah ini sangat indah dan baik? Karena harta tidak akan bisa menyelamatkan kita dari neraka, sedangkan istri yang mampu mengingatkan kita untuk selalu lurus di jalan-Nya sehingga dapat menyelamatkan kita dari neraka.

Rasulullah bersabda,

“Dan istri salehah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah sebaik-sebaik (harta) yang disimpan manusia”. (HR. Baihaqi dalam Syu’abul Iman, Shahihul Jami’ 4285)

Dalam mengurus pendelegasian tugas

Menjadi pendamping suami dalam mengurus hal-hal yang didelegasikannya dalam urusan rumah tangganya. Seperti mengurus kenyamanan tempat tinggal, mengurus kesehatan rumah dan pakaian, mengolah makanan yang halal dan baik, mengelola uang yang dipercayakan suami.

9. Menjadi orang kepercayaan suami

Di antara kebahagian seorang suami adalah dikaruniai istri yang salehah sebagaimana sabda Rasulullah Saw., “Dan di antara kebahagiaan adalah perempuan salehah, jika engkau memandangnya maka engkau kagum kepadanya, dan jika engkau pergi darinya (tidak berada di sisinya) engkau akan merasa aman atas dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah perempuan yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia melontarkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi darinya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu.” (HR. Ibnu Hibban dan lainnya dalam As Silsilah Ash-Shahihah Hadis 282)

Selain materi tentang Peran Perempuan sebagai Istri Salehah, Anda juga bisa menjadi pebisnis muslimah dengan gabung dengan Program reseller Pijar Rabbani. Program ini bisa jadi alternatif bisnis di masa pandemi seperti sekarang.

Demikian informasi tentang Peran Perempuan sebagai Istri Salehah, semoga postingan ini mencerahkan kalian. Tolong postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi :

About the author

Hijab Muslimah

Leave a Comment