Muslimah Berbisnis

Manajemen Waktu bagi Wanita yang Berbisnis

Manajemen Waktu

Kali ini kami akan ulas berkaitan denganĀ manajemen waktu bagi wanita yang berbisnis. Jika Anda memiliki anak-anak yang masih sekolah, maka jangan sampai urusan bisnis mengalahkan urusan pendidikan. Sebelum Anda disibukkan oleh kegiatan buka usaha, mintalah kalender pendidikan dari sekolah. Cermati kegiatan-kegiatan sekolah yang mengharuskan Anda mendampingi si buah hati.

Manajemen Waktu

Manajemen Waktu bagi Wanita yang Berbisnis

Misalnya bulan depan si A ada ujian semester, atau minggu depan ada pertemuan wali murid di sekolah. Anda tak boleh meninggalkan begitu saja demi urusan bisnis. Jika semua kegiatan penting sekolah anak-anak sudah tercatat, mulailah membuat rencana kegiatan buka usaha. Buat garis besarnya saja. Anda akan tahu detail kebutuhan usaha jika sudah melaksanakan garis besar kegiatan.

Perempuan berbisnis yang tetap mengutamakan keluarga akan terbiasa melakukan time management (manajemen waktu) dengan baik. Waktu yang dibutuhkan untuk memulai usaha tergantung dari jenis usaha, modal yang diinvestasikan, kemudahan atau aksesibilitas untuk mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, SDM yang terlibat, juga faktor-faktor lain yang tak terduga seperti cuaca, adanya musibah, dan lain-lain.

1. Susun rencana pembicaraan bisnis

Jangan terjebak pada pembicaraan yang ngalor ngidul alias buang-buang waktu. Batasi mana yang harus Anda bicarakan dengan singkat dan mana yang harus Anda sampaikan panjang lebar.

Ketika Anda akan menawarkan sebuah kerja sama dengan perusahaan lain misalnya. Buatlah rencana pembicaraan terlebih dahulu. Buatlah janjian via telepon. Ingat, Anda hanya butuh kepastian kapan dan di mana Anda bisa bertemu dengan orang yang Anda maksud. Jangan bicarakan hal-hal lain dan segera tutup telepon begitu Anda mendapatkan kepastian jadwal. Pembicaraan lebih lanjut kelak akan Anda sampaikan dalam pertemuan yang telah dijadwalkan.

Taati rencana pembicaraan yang telah Anda susun sebelumnya. Biasanya potensi untuk memperlebar pembicaraan bisnis menjadi ajang obrolan akan muncul jika yang bertemu itu sesama perempuan. Perempuan kadang begitu semangat menceritakan anak-anak mereka, hobi, model baju, diskon-diskon di supermarket, sampai tahi lalat di wajah suaminya pun bisa menjadi bahan pembicaraan yang seru.

Ingat bahwa orang yang Anda temui pun tak punya banyak waktu untuk mendengar obrolan Anda. Jadi dengan mematuhi rencana pembicaraan, selain menghemat waktu, juga akan memberikan kesan bahwa Anda berbisnis secara professional. Inilah pentingnya manajemen waktu dalam bisnis.

2. Pendelegasian pekerjaan teknis

Susun kembali kegiatan bisnis Anda. Pilah-pilah mana yang harus Anda tangani sendiri dan mana yang mestinya Anda delegasikan pada bawahan Anda. Karena Anda adalah pemimpin dalam perusahaan Anda, maka tugas utama Anda adalah mengembangkan bisnis.

Sedangkan pekerjaan-pekerjaan teknis yang cenderung monoton, Anda dapat menyerahkan ke orang-orang yang Anda percayai. Latihlah bawahan Anda untuk bekerja sesuai standar perusahaan sehingga Anda tak harus mengontrolnya setiap saat.

Awal-awal buka usaha rumah makan misalnya, mungkin Anda disibukkan dengan kegiatan mulai dari pemasaran, belanja, masak hingga bersih-bersih. Ketika usaha Anda sedikit berkembang, rekrutlah karyawan yang bisa mengambil alih pekerjaan-pekerjaan teknis. Gunakan sebanyak mungkin waktu Anda untuk pengembangan bisnis dan mengurus anak-anak.

Pertimbangkan untuk memilih karyawan yang pintar alias memiliki kemampuan manajerial. Mungkin Anda harus membayar sedikit lebih mahal, namun Anda tak perlu lagi disibukkan dengan masalah teknis. Ini artinya, Anda dapat mengambil lebih banyak waktu untuk keluarga dan pengembangan bisnis.

Selain materi tentang Manajemen Waktu bagi Muslimahpreneur, kami juga menyediakan info peluang bisnis. Program reseller Pijar Rabbani bisa jadi alternatif bisnis di masa pandemi seperti sekarang.

Demikian informasi perihalĀ manajemen waktu bagi wanita yang berbisnis, kami harap post ini bermanfaat untuk kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi :

About the author

Hijab Muslimah

Leave a Comment